Pada postingan sebelumnya kita sudah
membahas tentang besaran dalam fisika yaitu besaran pokok dan besaran turunan .Selain besaran pokok dan besaran turunan yang telah saya posting sebelumnya , Besaran dalam fisika dapat dibagi lagi menjadi dua kelompok yaitu besaran skalar dan besaran vektor. Kali ini saya akan membahas secara singkat tentang besaran skalar dan besaran vektor.
BESARAN SKALAR Pengertian besaran skalar
Besaran skalar adalah besaran yang hanya memiliki nilai saja dan tidak memiliki arah .Besaran skalar selalu bernilai positif. Misal, panjang sebuah sapu, gak mungkin kan panjang sebuah sapu adalah -2 meter yang mungkin itu adalah 2 meter ^ _ ^. Pada saat anda menghitung panjang suatu balok kayu, maka anda hanya akan menyebutkan nilai dari panjang kayu tersebut. misalnya 2 meter . hal yang sama juga pada saat anda menghitung berat dari sebuah apel maka anda hanya akan menyebut nilai dari berat apelnya saja, misal 1 kilo gram ( berat
banget ya t apel ^_^ ). Inilah contoh dari sekian banyak besaran skalar yang anda jumpai pada kehidupan sehari – hari .
contoh lain dari besaran skalar yaitu panjang, waktu, massa, volume, suhu, usaha, energi potensial, energi listrik, kelajuan,jumlah zat, kelajuan dan sebagainya.
BESARAN VEKTOR
pengertian besaran vektor
Besaran vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah. Besaran vektor bisa bernilai negatif. Biasanya tanda negatif digunakan untuk menunjukan arah .
Contoh dalam kehidupan sehari hari, misal anda memegang sebuah apel ( dengan posisi berdiri ) dan tanpa disengaja apel tersebut terlepas dari tangan anda , kira – kira apa yang akan terjadi ? Yaa benar, apelnya akan jauh ketanah ( ceritanya kamu sedang berdiri diatas tanah ^ _ ^ ). Apel tersebut akan jatuh ketanah karena disebabkan oleh gravitasi bumi ( gaya ), apel yang mula mula dalam keadaan
diam ( ditangan anda ) bergerak ke arah bawah dengan kecepatan yang terus bertambah hingga apel tersebut sampai ke tanah.
Kejadian diatas merupakan salah satu contoh yang menggambarkan besaran vektor . pada kejadian diatas terdapat nilai dan arah, berupa kecepatan apel tersebut dan arah gerak apel tersebut yang dalam contoh diatas adalah kebawah. Dari kejadian diatas kita dapat menyimpulkan bahwa besaran gaya dan besaran kecepatan merupakan besaran vektor .
Contoh lain dari besaran vektor yaitu : usaha,perpindahan, percepatan, impuls, momentum dan sebagainya.
Vektor dapat ditulis menggunakan huruf kecil dan besar atau juga bisa menggunakan dua huruf dan diatasnya perlu ditambahkan tanda panah seperti berikut :

Dalam penggunaan vektor, dua buah vektor atau lebih dapat dikurang, ditambah, dikalikan dan juga dibagi. Penggunaan penggunaan vektor inilah disebut sebagai operasi vektor.
Sekian postingan tentang Besaran skalar dan vektor . Semoga bermanfaat.
Postingan ini dibuat bukanlah bertujuan untuk
menggurui atau apalah bahasanya. Tujuan utama postingan ini dibuat tidak lain agar apa yang sekarang saya tulis disini dapat saya ingat baik sekarang maupun untuk dikemudian hari, bisa dibilang ini adalah salah satu metode yang saya terapkan yang saya anggap cukup effective dalam proses pembelajaran. Dan perlu juga saya sampaikan, saya bukanlah seorang yang mahir dalam mata plajara yang berberbau seperti ini ^ _ ^. Share & Study merupakan tujuan dari terbentuknya blog ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar